Friday, December 31, 2010

bicara kosong


Wahai yang tidak aku kenali

ku panjat gunung yang tinggi

sangkaku Engkau berada di puncaknya

namun tidak ku temui Engkau di sana.Lalu aku terjun dari puncak gunung

jika Engkau ada pasti Engkau tidak membiarkan daku.



Tangan Kudrat Iradat-Mu menyambar ku

aku terbang dengan sayap Rahmani-Mu

mengembara ke seluruh alam maya

namun tidak ku temui Engkau di dalam alam.

Hatiku mengatakan Engkau ada

lalu aku keluar daripada alam

dan aku terjun ke dalam hatiku....



Di sana aku temui kebodohanku

bodohnya aku menyangka akulah Aku

sedangkan Dia jualah Aku

dan aku tiada beserta Dia.



Bila aku tiada beserta Dia

tinggallah Dia sendirian

rindulah Dia kepada diriku

lalu Dia terjun ke dalam hatinya

di sana Dia berjumpa Aku

Aku menyambutnya dengan tersenyum.



Aku dan Dia

Dia dan Aku

bukan dua dan bukan Satu

satu masih berbentuk

masih berjarak titik atas dengan bawah

sedangkan Aku dan Dia

tiada antara

bukan juga titik yang halus

titik yang halus masih menempati ruang

sedangkan Aku dan Dia

tiada rupa tiada bentuk tiada ruang tiada zaman.



Aku adalah Dia

Dia adalah Aku

tiada beza antara Aku dan Dia

bila aku cuba mengenali Dia

aku tidak kenal lagi diriku

aku tidak kenal lagi diri Dia

bila dia cuba mengenali diriku

dia tidak kenal lagi dirinya

dia tidak kenal lagi diriku.



Tiada lagi kenyataan

tiada juga keghaiban.



Pengenalan sebenar adalah tidak kenal

pengetahuan sebenar adalah tidak tahu.



Aku adalah rahsia Dia

Dia adalah rahsia Aku

usah diganggu rahasia ini....

Thursday, December 30, 2010

aku.................

Aku melihat Tuhanku dengan mata dari mata hatiku

Aku berkata, � Tidak ada keraguan, hanya Engkau yang ada, hanya Engkau, hanya Engkau �

Engkaulah satu-satunya yang memasuki setiap rasa dimanapun di dalam diri ini, karena dimanapun rasa yang kucari di dalamnya ada Diri Mu.

Tidak ada cara untuk mengetahui Diri Mu, dimanapun kami mencarinya, sebab di setiap tempat yang kami temui hanya Diri Mu

Tak akan sanggup aku berkhayal tentang Diri Mu, karena kami tidak mengetahui tentang Mu

Tak ada satu pengetahuanpun yang dapat mengetahui tentang Diri Mu kecuali pengetahuan yang datang dari Diri Mu untuk mengetahuinya

Dalam kehilangan diriku aku melihat Diri Mu dan hanya menemukan Mu, dan semakin ku mencari diriku dalam Diri Mu yang kutemukan hanya Diri Mu... <3

Monday, December 13, 2010

Kisah Cinta Seekor Burung

.: Kisah Cinta Seekor Burung :.

بسم الله الرحمن الرحيم

Assalamualaikum semua...Selawat dan salam keatas junjungan nabi Muhammad s.a.w,keluarganya & sahabatnya sekalian,semoga kita dirahmati ALLAH selalu,disini ana nak kungsi sebuah kisah benar yang berlaku dalam dunia haiwan. Kisah percintaan seekor burung yang berjaya membuka minda manusia bahawa haiwan juga mempunyai perasaan. Cerita ini berkisar tentang detik-detik terakhir cinta seekor burung yang sempat diabadikan oleh seorang jurugambar yang kebetulan berada di situ. Mari sama-sama menghayati kisah cinta ini…

Nun jauh di sana kelihatan seekor burung betina mengalami kecederaan parah sedang terlantar di atas jalan. Dia dilanggar kenderaan ketika terbang pada paras yang terlalu rendah.


Dalam kekalutan itu, kekasihnya Si Jantan datang dengan membawa sedikit makanan.



Si Jantan tidak tahu mahu lakukan apa lagi selain memberikan kekasihnya sedikit makanan yang ada. Dengan susah payah dia cuba menyuapkan makanan itu kepada kekasih kesayangannya. Namun dia terkejut kekasihnya semakin lemah dan terus diam..

Dengan perasaan penuh gelisah dia cuba memanggil-manggil kekasihnya yang terkujur kaku. Cuba sedaya-uapaya menggerakkannya dengan perlahan-lahan…



“Awak…bangunlah! Bangunlah awak!”

Tangisan si burung jantan mula kedengaran…tetapi kekasihnya itu langsung tidak bergerak lagi.



Si burung terus menangis dan menangis disamping kekasih kesayangannya..



Sehingga akhirnya dia sedar, tiada apa lagi yang mampu dilakukan..Kekasih kesayangannya telah meninggal dunia buat selama-lamanya…Dia termenung panjang menahan sebak di dada.


Kasih sayang Allah kepada makhlukNya
Segala makhluk di alam maya ini berada di bawah kasih sayang Allah mengikut jenis dan klasifikasinya, walaupun makhluk itu (hanya jin dan manusia) kufur kepada Allah, lalu mereka boleh hidup dengan udara, air, tanah dan api yang disediakan oleh Allah.

Berjuta manusia dari Amerika, Europe dan India menangis melihat gambar-gambar yang menyayat ini. Begitulah yang dinyatakan oleh jurufoto yang mengambil gambar ini. Adakah kita masih rasa haiwan sedikit pun tidak mempunyai sebarang perasaan?

Sunday, December 12, 2010

Berharap Kepada Yang Tak Punya

Berharap Kepada Yang Tak Punya

"Untuk apa kita mengharap pada seseorang yang tidak tahu mengharap kepada Tuhan?

Pengharapan adalah sesuatu yang dapat memberikan kekuatan.

Walaupun kita berada dalam suatu kesusahan yang sangat berat, pengharapan akan memberikan kesegaran kepada iman untuk sentiasa bertahan.

Kita percaya bahawa masih ada jalan keluar kepada permasalahan.

Kita percaya bahawa pasti ada pertolongan.

Namun, pada siapa harus kita berikan pengharapanAllah tersebut? Adakah pada makhluk seperti kita yang juga tak punya untuk memberi?

Atau pada Tuhan yang sentiasa menanti untuk diseru nama-Nya pagi dan petang? Bahkan Dialah yang memenuhi segala permintaan.

Seringkali kita meletakkan harapan yang tinggi kepada manusia untuk dipenuhi.

Padahal orang yang kita harapkan tersebut tak berdaya untuk memenuhi harapan dirinya sendiri.

Adalah lebih bahaya kalau orang yang kita harapkan sebenarnya tak pernah mengharap kepada Tuhan sekalian alam.

Dia menggantungkan kepercayaan kepada dirinya semata-mata tanpa sedikitpun merasa terikat dengan ketentuan Allah.

Jika orang sebegini yang kita harapkan, adakah dia akan membawa kita mendekati Tuhan?

Harapan tak tertunai, bahkan Iman terungkai-rungkai ikatannya.

"Jangan risau, kalau aku ada, mesti ok punya semua benda.

Hanya aku seorang yang boleh diharapkan"

Kata-kata sombong apakah itu? Seolah-olah dirinya adalah Tuhan yang menentukan segala keadaan.

Tanpa dia, mungkin keadaan menjadi kurang baik. Namun, dengan dia, adakah keadaan semestinya baik tanpa izin Tuhan?

Jika ada orang yang kita harapkan mengatakan begitu, berhati-hatilah, boleh jadi kita sedang mengharap pada yang tidak tahu mengharap kepada Tuhan.

Bukan tidak boleh kita percaya diri, meletakkan harapan kepada manusia.

Namun, cukuplah harapan itu setakat yang patut.

Jangan sampai harapan itu melangkaui harapan tertinggi yang seharusnya diberikan kepada Allah mutlak.

Tak ada gunanya mengharap kepada seseorang yang tidak tahu mengharap kepada Tuhan, kerana kelak kita akan disesatkannya.

Pengabdian kita kepada Allah akan tercalar.

Berharaplah kepada manusia untuk berbuat sekadar kemampuannya, namun keizinan untuk sesuatu itu terjadi tetap harus dikembalikan urusannya kepada Allah.

Pengharapan yang tidak patut kepada manusia selalu terjadi tanpa kita sedari. Pengharapan yang tidak langsung diikat dengan pengharapan kepada Allah.

Contohnya, selalu kita terlalu mengharap manusia memberikan cinta kepada kita sedangkan Allah yang menumbuhkan cinta dalam hatinya.

Kenapa tidak berdoa sahaja kepada Allah agar mengurniakan rasa cinta tersebut?

Walaupun pengharapan tidak memansuhkan ikhtiar, namun pengharapan yang tepat akan menjadikan ikhtiar kita lebih berkat.

"Ya Allah, Engkau berikanlah kekuatan kepada dia untuk melaksanakan tugas yang aku berikan"

Itulah bentuk pengharapan yang lebih baik. Tidak ada daya dan upaya melainkan dengan izin-Nya.

Tuntasnya, hubungan berbentuk horizontal yang tidak diikat dengan hubungan vertical akan menimbulkan kecelaruan dan kegoyahan.

Horizontal saya maksudkan sebagai hubungan sesama manusia, vertical sebagai hubungan dengan pencipta.

Hubungan horizontal yang tidak ada ikatan vertical adalah ibarat sebuah kipas syiling yang berpusing tanpa tergantung pada syiling, putarannya bukan menyejukkan, tapi menghancurkan.

Jauhkanlah diri kita daripada berharap secara keterlaluan kepada manusia sehingga langsung melupakan pengharapan kepada Allah.

Lebih parah kalau manusia yang kita harapkan itu memang tak pernah mengharap kepada Tuhan.

Manusia terbatas kemampuannya sedangkan Allah tak ada istilah tidak mampu bagi-Nya.

Apabila Dia mengatakan jadi, maka jadi.

"Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap." - Al-Insyirah: 7-8

Wallahua'lam.

bicara kata

Manis bicara indah tutur kata
Tak seindah rupa pengertiannya
Lembutnya lidah mengata nista
Lidah yang tiada bertulang
Mengadu domba
Serta memfitnah sesama saudara

Terkadang aku berfikir sendirian
Perlukah amarahku dibiar terus menyala
Membakar membara dengan rasa bangga
Mencela mereka dengan kata-kata

Kata ibarat pedang
Yang tajamnya bisa membunuh lawan
Kata-kata yang berhikmah
Menyedarkan kita

Kata madah pujangga
Bisa menjadi pedoman manusia
Jagalah bahasa kata kita
Jangan disalah guna

Yang merah itu saga
Yang kurik itu kendi
Yang indah itu bahasa
Yang cantik budi pekerti

Terkadang aku mentaksir manusia
Kurniaan Tuhan telah banyak dikhianati
Mencerca, menghina, dustanya bicara
Menyusun nista dengan kata-kata

Terlajak perahu masih boleh diundur lagi
Terlajak kata buruk padahnya
Terlajak perahu masih boleh diundur lagi
Terlajak kata hilang percaya
Hilang percaya...

cinta

Kita semua agak aneh... dan hidup sendiri juga agak aneh... Dan ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita. Kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA.

Ada hal - hal yang tidak ingin kita lepaskan... Orang - orang yang tidak ingin kita tinggalkan... Tapi ingatlah... melepaskan BUKAN akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan baru. Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari, dan mereka yang telah mencoba. Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.

CINTA yang AGUNG adalah... Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya.. Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia. Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sambil berkata 'Aku turut berbahagia untukmu'

Apabila cinta tidak berhasil... BEBASKAN dirimu... Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI... Ingatlah...bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya... Tapi, ketika cinta itu mati... kamu TIDAK perlu mati bersamanya... Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang, MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh. Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar tentang dirimu sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada. HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan - pilihan kehidupan yang telah kau buat.

TEMAN SEJATI... Mengerti ketika kamu berkata 'Aku lupa' Menunggu selamanya ketika kamu berkata 'Tunggu sebentar' Tetap tinggal ketika kamu berkata 'Tinggalkan aku sendiri' Membuka pintu meski kamu BELUM mengetuk dan berkata 'Bolehkah saya masuk?'

MENCINTAI... BUKANlah bagaimana kamu melupakan, melainkan bagaimana kamu memaafkan. MEMAAFKAN... BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu mengerti. MENGERTI... BUKANlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasakan.

Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati, dibandingkan menangis tersedu – sedu. Air mata yang keluar dapat dihapus, sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang.

Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang. Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP MENANG hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri.

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang. BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

Apabila kamu benar - benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia. Jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar - benar mencintai MELAINKAN... BERJUANGLAH demi cintamu. Itulah CINTA SEJATI

Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan DARIPADA berjalan bersama orang 'yang tersedia'. Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai DARIPADA orang yang berada di sekelilingmu. Lebih baik menunggu orang yang tepat kerena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang dengan hanya dengan 'seseorang'.

Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu dan kadang kala, teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari. And now find U'r Love ... ... ...



Kau Bukan Milikku

Kau Bukan Milikku

Kau bukan milikku, itu ku tahu....

tapi mengapa hati ini masih mengukir..... namamu…

Mana mungkin aku mampu hapuskan....

bayangan dan Ukiran namamu dihatiku…

Pedihnya menjadi penyinta bisu,

Lebih pedih bila kau milik seseorang…

Aku tak mampu lakukan apa-apa…

Hatimu tak mungkin dapat kutakluki…

Aku sedar hati aku milikmu….

dan hatimu bukanlah miliku

Tapi hatimu miliknya...

bukan milikiku....

kumohon ....

Jangan hantui hidupku

tapi Bayanganmu… sentiasa difikiran ku...

hatiku luluh…

Jangan muncul dalam kotak ingatanku…

Walaupun hidupku bakal bergelap tanpa dirimu…

Tapi biarlah…

Sesuatu yang bukan milikku…

Takkan pernah jadi milikku…

Selamanya…

Maafkan aku..... kerana terlalu menyayangi insan..........Sepertimu…

Maafkan aku...... kerana terlalu mengimpikan......... Dirimu jadi milikku…

Moga kau bahagia..........selamanya…

sekali lagi maafkan aku.... kerana menyintaimu..........

Saturday, December 11, 2010

nikmat...sentiasa ada buat kita..tapi apakah kita mensyukurinya atau mengeluh...

Alhamdulillah.....

Diberi kesempatan umur yang panjang dan kesihatan yang agak baik. Antara nikmat yang diberikan Allah kepada hambaNya. Bersyukurlah dengan apa yang dikurniakan kepada kita pada hari ini dan sebelumnya. Belum tentu kita ada esok untuk mensyukurinya. Allah telah berfirman bahawa nikmat yang dikurniakanNya memang tidak terhitung. Tetapi, kita sebagai hambaNya, adakah kita mensyukuri nikmat-nikmat itu?

"Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, nescaya kamu tidak

dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

(An-Nahl: 18)

Kita sering mendengan pelagai keluhan dan kita sendiri juga mengeluh.

"Bising betullah mesin ni. Cubalah senyap sikit."

"Penat je beli baju ni bulan lepas. Dah tak muat."

Ada sahaja yang kurang bagi kita. Ada sahaja yang kita nak rungutkan. Tidak pernah cukup dengan apa yang kita ada. Lumrah manusia, merungut dah tidak berpuas hati dengan apa yang diperolehi. Mari kita sama-sama cuba fikirkan apa yang terjadi dan apa yang ada pada kita.

  • Kita merungut dengar bunyi bising hari-hari,memang geram,sakit hati. Itu sebenarnya menandakan kita masih lagi mampu mendengar.
  • Kita merungut pakaian yang kita pakai sudah ketat,kecik,tak muat. tapi tidakkah kita bersyukur, baju tu dah tak muat kerana kita sebenranya cukup makan. Allah bagi rezeki melimpah ruah.
  • Kita merungut untuk rumah yang kita kena bersihkan,mop lantai,lap tingkap,sapu rumah dan sebagainya hari-hari. Tapi bersyukurlah kerana itu menandakan kita masih lagi mempunyai tempat tinggal untuk berlindung dari hujandan panas.
  • Kita mengeluh otot-otot kita kejang, kita sakit-sakit badan buat kerja hari-hari. Tetapi, itu sebenarnya menandakan kita masih mempunyai kudrat untuk berkerja kuat mencari rezeki.
  • Kita merungut untuk keletah anak-anak yang tidak menetu dirumah. Kadang-kadang kita rimas. Tetapi besyukurlah,sekurang-kurangnya mereka berada di rumah, bukan di jalanan berpeleseran.
  • Kita mengeluh kerana tempat letak kereta ke lif yang mungkin agak jauh.tetapi sebenarnya kita perlu bersyukur kerana diberi nikmat masih mampu berjalan.
  • Kita mengeluh untuk timbunan pinggan mangkuk,pakaian yang perlu dicuci. Tetapi,itu menandakan kita sebenarnya memiliki semua itu untuk digunakan.
  • Untuk pagi-pagi yang selalu dikejutkan dengan jam loceng, kita merungut kemalasan. Tetapi Itu menandakan kita sebenarnya diberi kesempatan untuk mengharungi hari sekali lagi.

Ya Allah, sungguh banyak nikmat yang Kau berikan kepada kami. Tetapi mungkin kita yang tidak menyedarinya. Kita yang tidak mensyukurinya. Kita yang tidak pernah berpuas hati dengan nikmat itu.

"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, " Sesungguhnya jika kamu bersyukur, nescaya aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat"

(Ibrahim:7)

Dan sebenarnya, Allah menguji kita dengan pelbagai cara. Setiap nikmat yang Allah berikan itu juga adalah ujian bagi kita. Pancaindera, rumah, pakaian, keluarga, kewangan, mahupun pekerjaan adalah sebahagian nikmat yang kita perolehi seharian. Ada diantara kita yang sedar dan tahu,tetapi ada juga yang tidak.

Maka apabila manusia ditimpa bencana dia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan nikmat Kami kepadanya, dia berkata, "Sesungguhnya aku diberi nikmat ini hanyalah kerana kepintaranku". Sebenarnya, itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahuinya.

( Az-Zumar:49)

Sebagai manusia biasa, memang lumrah kita sentiasa tidak berpuas hati dengan apa yang kita ada. Sentiasa merungut dan mengeluh, sedangkan Allah lebih mengetahui apa yang dirancangNya. Beryukurlah kita dengan nikmat yang dikurniakan. Tidak semua nikmat yang kita terima, orang lain juga terima. Tidak semua nikmat itu akan kita perolehi lagi dan Allah boleh menrik nikmat itu bila-bila masa sahaja.

Jika tidak dapat apa yang kita suka,belajarlah menerima apa yang kita dapat, dan bersyukurlah dengan apa yang kita ada. :)